Published On: Rab, Jul 29th, 2015
                            

Ini Wanita yang Tidak Pantas Dijadikan Istri

ilustrasi pernikahan. Foto : Ist
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Setiap individu tentu memiliki kepribadian dan kesukaan masing-masing. Dan beberapa dari mereka mungkin tidak pas ketika benar-benar dijadikan pendamping hidup.

Seperti halnya enam ciri wanita di bawah ini. Mereka mungkin bisa dijadikan pacar, namun tidak sebagai istri. Penasaran? Nah, berikut adalah enam ciri wanita yang tidak pantas dijadikan istri.

1. Fobia terhadap komitmen.

Bukan hanya pria yang fobia terhadap komitmen. Wanita juga demikian. Bahkan, ada pula wanita yang lebih memilih untuk melompat dari satu hubungan ke hubungan lainnya demi memuaskan dahaga mereka akan cinta. Tentu saja, ada banyak alasan di balik fobia yang dimiliki oleh seorang wanita.

Terlepas dari itu, pria tetap perlu mempertimbangkan hal ini ketika hendak menikahi seorang wanita. Bagaimana pun komitmen adalah dasar dari suatu hubungan, tanpa itu cinta semanis apa pun pasti mudah luntur.

2. Melihat pria sebagai lawan.

Pernikahan adalah tentang menjadi satu dan bukannya malah tenggelam pada ego masing-masing. Jika wanita terus-menerus bersaing dengan pria, dia tidak akan pernah bisa membuat sebuah pernikahan menjadi sesuatu yang membahagiakan.

Sebaliknya, pernikahan itu akan berubah menjadi sebuah kompetisi antara istri dan suami. Wanita semacam ini biasanya tidak suka dipandang remeh oleh pria dan ingin kata-katanya selalu didengar, terutama oleh lawan jenis.

3. Tertutup tentang masalah finansial.

Uangmu, uangku. Uangku, uangku! Tipe wanita semacam ini tidaklah baik dijadikan istri. Bagaimana mungkin, dia tidak mau membagi masalah finansialnya dengan pasangan dan justru menggunakan uangnya untuk kepentingannya sendiri.

Bagaimana pun dalam sebuah pernikahan, wanita dan pria harus bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan finansial mereka berdua. Saling memberi dan berbagi adalah cara terbaik untuk membuat pernikahan jadi langgeng dan bahagia.

4. Tidak bertanggung jawab.

Baik wanita maupun pria, semua harus mau bertanggung jawab atas hubungan mereka. Tanpa itu, sebuah pernikahan tidak akan berjalan dengan baik dan harmonis.
Dan wanita yang tidak bisa bertanggung jawab terhadap dirinya dan pasangannya, tidak bisa menjadi istri yang baik untuk suaminya.

Tanggung jawab seorang istri bukan cuma tentang mengurus keperluan rumah tangga, tetapi juga tentang bagaimana dia mengurus suaminya. Seorang suami pasti akan merasa lebih tenang bila istrinya bisa bertanggung jawab terhadap apa pun yang dipercayakan kepadanya, termasuk dalam hal keuangan.

5. Karir di atas segala-galanya.

Pernikahan membutuhkan waktu dan kesabaran. Jika karir adalah prioritas pertama bagi wanita, dia mungkin tidak memiliki banyak waktu atau kesabaran untuk menghadapi pernikahannya.

Dan ketika wanita memilih untuk mengutamakan karirnya di atas kepentingan keluarga, jangan berharap dia bisa mengurus keperluan suaminya dengan baik. Alhasil, wanita akan lebih fokus pada karirnya dan lupa bahwa dia sudah menikah dan memiliki tanggung jawab pada keluarga barunya.

6. Lebih suka hang out bareng teman.

Jika wanita lebih memilih untuk pergi dan berkumpul dengan teman-temannya ketimbang bersama pacarnya, maka dia mungkin belum menemukan pria yang tepat. Tipe wanita semacam ini biasanya akan berakhir menjadi istri yang buruk jika dia menikahi pria yang salah.

Jika waktu hang out bersama teman-temannya masih dalam batas wajar, itu mungkin tidak masalah. Namun lain halnya bila kebiasaan itu kemudian membuat pasangan merasa tidak nyaman atau bahkan terlupakan. (TIM REDAKSI)

3,119 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>