Published On: Sen, Jun 6th, 2016
                            

Ini Penyebab Adanya Uban di Usia Muda

ilustrasi tumbuh uban. Foto : Ist/Net
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Uban selalu dikaitkan dengan penuaan. Padahal tidak selalu demikian. Banyak anak muda yang juga ubanan.

Beberapa menyembunyikannya di balik cat rambut, yang lain membiarkannya begitu saja. Jika Anda belum genap 40 tahun dan melihat uban mulai tumbuh di kepala, jangan salahkan sampo Anda.

Sebaliknya, situs Kesehatan WebMD.com meminta Anda menelisik riwayat uban dalam keluarga Anda. Biasanya, orang yang tumbuh uban lebih cepat memiliki keluarga yang juga memiliki riwayat sama.

Kabar baiknya, tumbuh uban di usia muda bukanlah tanda kesehatan yang buruk, meskipun anemia, masalah tiroid, kekurangan vitamin B12, dan vitiligo juga dapat menyebabkan uban tumbuh lebih cepat.

Dan, Anda tak perlu menyembunyikannya di balik cat rambut. Sebab, bagi orang yang sensitif terhadap bahan kimia tertentu, hasilnya bisa fatal.

Selain gatal dan rasa terbakar pada kulit kepala, pewarna rambut bisa menimbulkan sesak napas hingga kematian pada orang yang memiliki alergi ekstrem terhadap bahan tertentu.

Hal lain yang sering muncul berbarengan dengan tumbuhnya uban adalah kerontokan. Tapi lagi-lagi, jangan terlalu dicemaskan. Kulit kepala kita bisa menumbuhkan hingga 100 helai atau lebih rambut dalam sehari.

Sekitar 90 persen dari 100 ribu folikel rambut memproduksi rambut pada waktu tertentu, sedang 10 persen lainnya berada dalam fase istirahat.

Inilah yang menyebabkan rambut rontok dengan sendirinya setelah sekitar dua sampai tiga bulan sebelum digantikan oleh rambut baru. Siklus pertumbuhan pun dimulai lagi.

Namun, pada pria, 90 persen penyebab kerontokan adalah faktor genetik. Sifat tersebut dapat lebih banyak dipengaruhi oleh keluarga ibu ketimbang ayah.

Jadi lihat rambut mertua perempuan Anda untuk meneropong masa depan rambut suami Anda. Kebotakan pada pria sering dimulai dengan berkurangnya rambut di bagian pelipis, kemudian pada atas kepala.

Tidak seperti pria, wanita jarang mengalami kebotakan, dan mereka cenderung kehilangan rambut lebih lambat daripada pria.

Selain itu, berlawanan dengan kepercayaan populer, rambut panjang tidak akan menimbulkan ketegangan pada akar dan menyebabkan lebih banyak kerontokan. Begitu juga dengan keramas terlalu sering. Tak ada pengaruhnya terhadap kerontokan.

Dalam mengatasi kerontokan, dokter biasanya akan meresepkan minoxidil 5 persen yang dioleskan pada kulit kepala untuk membantu pertumbuhan rambut dan mencegah penipisan. Selain itu, obat oral yang mengandung spironolactone dan flutamide dapat digunakan pada wanita. (TIM REDAKSI)

266 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>