Published On: Rab, Okt 12th, 2016
                            

Ini Pandum Fraksi DPRD Kepri Terhadap RAPBD-P

Sidang Paripurna APBD-P Kepri. Foto : Rony Nainggolan
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – DPRD Provinsi Kepri telah mengagendakan Sidang Paripurna Pandangan Umum (Pandum) Fraksi terhadap RAPBD-P tahun 2016, Rabu (12/10) pagi di Gedung DPRD Kepri Dompak Tanjungpinang.

Adapun sejumlah Padum Fraksi di DPRD Kepri, yakni, Fraksi PDI-P, Ruslan Kasbulatov selaku juru bicara mengatakan, RAPBD-P 2016 merupakan dasar hukum Pemerintah Daerah untuk membiayai setiap program pembangunan, dan dengan ini tentunya Kepri mendapat tantangan dari segala dimensi.

“Secara umum pembangunan yang ingin diwujudkan hendaknya meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dan berpegang teguh kepada efisiensi anggarannya,” kata Ruslan.

Selain itu, Ruslan menambahkan, Pemprov Kepri hendaknya mengoptimalkan faktor kemaritiman tanpa membebankan masyarakat secara langsung. “Kami harapkan kedepannya, pajak labuh kapal lebih mendongkrak pendapatan daerah. Disamping pajak kendaraan bermotor dan lainnya,” ujarnya.

Sedangkan dari Fraksi Golkar, Taba Iskandar selaku juru bicara berharap, dari RAPBD-P adanya perbaikan komunikasi publik. Dan hindari kegiatan seremonial pada RAPBD-P 2016.

“Kedepannya komunikasi publik disampaikan lebih baik ditengah – tengah masyarakat. Dan diperlukan evaluasi APBD sebagai basis APBD-P. Sekema anggaran jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Taba.

Kemudian Fraksi Demokrat Plus, Hotman Hutapea selaku juru bicara mengatakan, perlunya kehati-hatian pemerintah dalam menyusun dokumen resmi, dan diminta fokus dalam pembahasan anggaran.

“Untuk indikator penyusunan program agar lebih efektif. Pelayanan dan fungsi yang dimiliki lebih maksimal,” katanya.

Lalu Fraksi PKS, PPP, Irwansyah selaku juru bicara mengatakan, dalam penyusunan RAPBD-P seharusnya tidak berbeda jauh dengan indikator RPJMD dengan kinerja SKPD Kepri.

“Kita menilai pengajuan RAPBD-P ini sedikit terlambat. Keterlambatan ini berhimbas pada pengajuan APBD 2017, sehingga berhimbas pula terhadap program yang sudah direncanakan,” katanya.

Sedangkan Fraksi PKB, Sirajuddin Nur selaku juru bicara mengatakan, hendaknya kinerja keuangan lebih efektif dan tepat sasaran. Untuk pendidikan dan kesehatan tetap diperioritaskan.

Sementara, Ketua DPRD Kepri Juamga Nadeak mengatakan, dengan telah didengarkannya Pandum Fraksi tersebut, untuk pemerintah agar dapat memberi jawaban diparipurna kedepannya. (RESKI)

424 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>