Published On: Kam, Apr 13th, 2017
                            

Ini Keluhan Honorer Soal Kebijakan Finger Print Gubernur Kepri

Finger print.jpg.jpeg
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Kebijakan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 6 tahun 2016 tentang finger print atau absen sidik jari bagi seluruh ASN dan honorer dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri), banyak menjadi keluhan dari ASN dan Honorer.

Salah satunya honorer dari Kesbangpol Kepri, Avita Ully. Dia sangat menyayangkan kebijakan finger print yang dirasakan gagal dan tidak efektif buat honorer sepertinya.

Sebab, ia melanjutkan, ASN atau honorer di Kesbangpol Kepri rata-rata banyak bekerja diluar Kantor, dan sangat sulit harus mengisi absen print finger pada sore harinya.

“Jika saya absen finger print hanya pagi dan dinas luar tak sempat absen sore, itu tetap dihitung tidak masuk. Inikan tidak efektif untuk kerjaan saya,” keluh Uly, Kamis (13/04) kepada KepriDays.com.

Bahkan, kata Ully, akibat kebijakan finger print tersebut, dirinya sampai saat ini belum mendapatkan gaji selama 1 bulan ini. “Finger print juga memperlambat proses gajian. Karena menunggu hasil print absen selama sebulan,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia pun meminta Pergub nomor 6 tahun 2017 segera dicabut, karena secara pribadi dirinya merasa dirugikan dengan kebijakan tersebut.

“Pergub ini juga telah mengangkangi PP 53 Tahun 2010 Tentang Kedisiplinan Pegawai, maka saya minta kawan-kawan yang merasa kecewa dengan kebijakan ini untuk menyurati Presiden, agar Pergub ini dibatalkan,” ujarnya. (RNN)

649 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>