Published On: Sen, Jan 23rd, 2017
                            

Ini Jawaban KPPAD Lingga Soal Perannya

Img 1004.jpg
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Lingga, KepriDays.com – Meningkatnya kasus kekerasan serta pelecehan seksual terhadap anak di Negeri Bunda Tanah Melayu, Daik Lingga menjadi pertanyaan sejumlah masyarakat terhadap peran Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kabupaten Lingga.

Menanggapi hal tersebut,Komisioner KPPAD Kabupaten Lingga, Zulyadin mengatakan, tugas utama KPPAD yakni melakukan sosialisasi perundang-undangan terhadap perlindungan anak kepada seluruh elemen masyarakat, mulai dari masyarakat bawah hingga ke sekolah-sekolah.

“Hal demikian telah dilakukan. Jadi jangan salah anggapan kalau ada kejadian, baru KPPAD itu turun. Sejak tahun 2016 sudah kami lakukan sosialisai. Kami melakukan sosialisasi ini juga tergantung anggaran. Segitu anggarannya segitu juga yang kami lakukan,” ungkapnya, Senin (23/01) kepada KepriDays.com.

Kemudian, lanjutnya, keterbatasan baik itu anggaran maupun personel diharapkan dapat dimaklumi masyarakat. Terlebih lagi dengan kondisi geografis Kabupaten Lingga yang merupakan daerah kepulauan yang mana memiliki pulau-pulau kecil cukup sulit dijangkau.

“Adanya kasus sebenarnya itu peran orang tua. Bagaimana mendidik dan menjaga anaknya. Kalau lah kejadian itu pelakunya orang tua sendri, itu kan orang tua kandung yang biadab namanya. Seharusnya melindungi anak, ini malah berbuat yang biadab terhadap anaknya. Kami berharap pelaku harus dihukum seberat-beratnya,” terangnya.

Sementara, Zulyadin pun mengingatkan sekali lagi, agar masyarakat jangan salah beranggapan ketika kasus ada baru KPPAD muncul. “Kami sudah turun ke desa-desa. Masalah kasus muncul itu, bagaimana orang tua melindungi dan mendidik anak-anaknya,” kata dia.

Oleh karena itu, ia juga sampaikan, untuk kasus terhadap anak terhitung sejak tahun 2015 lalu mengalami peningkatan pada tahun 2016, dan ini menjadi Pekerjaan Rumah (PR) seluruh elemen, mulai dari KPPAD sendiri, masyarakat, sekolah, pemerintah serta instansi lainnya.

“KPPAD ini komisi pengawasan, yang mana pengawasan disini mengawasi penyelenggaran perlindungan anak, siapa penyelenggaranya? ya kita semua. Termasuk masyarakat, pemerintah, sekolah, keluarga serta pihak lainnya. Yang kedua, itu, perlindungan. Perlindungan itu bukan berarti melindungi anak yang salah. Akan tetapi bagaimana memenuhi kewajiban terhadap anak. Kami berkoar-koar di desa akan tidak berguna kalau tidak ada campur tangan serta partisipasi aktif stakholder yang ada,” jelasnya. (CR18)

414 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>