Published On: Sel, Jul 28th, 2015
                            

Huzrin Hood Batal Didukung Partai Golkar

Pasangan Cagub dan Cawagub SANUR. Foto : Rony Nainggolan
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Pejuang Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Huzrin Hood, batal didukung Partai Golkar versi Agung Laksono, karena Surat Keputusan DPP Partai Golkar versi Agung Laksono memutuskan untuk mendukung Sani-Nurdin (Sanur) dalam Pilkada Kepri 2015 mendatang.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua DPD II Partai Golkar versi Agung Laksono, Mansyur Razak, saat dijumpai KepriDays.com, Selasa (28/07) sore di Kantor KPU Provinsi Kepri.

“Kami harus memenangkan Sanur dalam Pilkada Kepri. SK DPP Partai Golkar Agung Laksono mengintruksikan kader dan simpatisan Golkar melakukan hal itu,” ucapnya.

Selain itu, Mansyur menjelaskan, bahwa SK DPP Partai Golkar yang mendukung Sanur dikeluarkan oleh Tim 10 yang dibagi dua antara kubu Agung Laksono dan Aburizal Bakrie, bernomor 1079/Golkar/7/2015 tertanggal 27 Juli 2015.

“SK DPP Partai Golkar berdasarkan Tim 10, 5 adalah Tim ARB (red, Aburizal Bakrie) dan 5 lagi adalah Tim AL (red, Agung Laksono). Kedua kubu itu merekomendasi untuk mendukung Sanur,” katanya.

Keputusan ini pun, masih kata dia, sesuai hasil survey yang didapatkan. Padahal, lanjut dia, Partai Golkar versi Agung Laksono telah berusaha untuk mendukung Huzrin Hood maju ke Kepri 1.

Sementara Pak Huzrin Hood sendiri, kata dia, sudah berusaha mencari Partai Politik lain untuk mendukungnya. “Namun apa daya beliau sudah berusaha. Jika Golkar sendiri tidak akan mencukupi kursi mencalonkan Gubernur Kepri dan Wakil Gubenur Kepri,” ungkapnya. (RNN)

213 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>