Published On: Sel, Apr 28th, 2015
                            

Hari Kedua Reses, Weny Kunjungi Tiga Tempat Pendidikan

Weny saat Lakukan Reses. Foto : Afrizal
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Pada hari kedua reses yang dilakukan anggota DPRD Provinsi Kepri Daerah Pemilihan (Dapil) Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weny, dirinya mengunjungi tiga lokasi tempat pendidikan di Kota Tanjungpinang, Selasa (28/04) siang.

Adapun tempat pendidikan yang dikunjungi, yakni, SLB, Stisipol dan Akbid Anugerah Bintan. Pantauan media ini dilapangan dalam kunjungan tersebut, Weni setiba di SLB, langsung disambut oleh pihak sekolah.

Selanjutnya pihak sekolah pun langsung menanyakan kepada anggota DPRD Provinsi Kepri tersebut, tentang status sekolah mereka.

“Apakah sekolah dibawah naungan Pemerintah Provinsi Kepri atau Pemerintah Kota Tanjungpinang,” kata beberapa pihak sekolah SLB saat itu.

Mendapat pertanyaan tersebut, Weni yang juga menjabat sebagai Kketua PKK Kota Tanjungpinang menjawab dan menyampaikan, untuk status sekolah SLB akan dibahas bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungpinang maupun Provinsi bersama DPRD Kepri.

“Karena saya baru tahu tentang permasalahan status sekolah ini. Tapi yang jelas lahannya milik Pemerintah Kota Tanjungpinang, namun kedepannya akan kami bahas permasalahan status sekolah SLB ini bersama-sama,” kata Weny.

Selain itu, Weny menambahkan, reses merupakan kewajiban yang dilakukan legislatif untuk turun mendengar aspirasi masyarakat, dengan tujuan untuk menyerap aspirasi tersebut yang selanjutnya akan disidangkan.

“Sebelum aspirasi itu diusulkan masuk kedalam program pembangunan pemerintah, aspirasi masyarakat ini akan saya perjuangkan terlebih dahulu,” ujarnya.

Sedangkan kunjungan Weny ke Stisipol dan ke Akbid Anugerah Bintan. Bambang, Pemilik Yayasan Akbid Anugerah Bintan menyampaikan, keluhannya tentang realisasi buku kebidanan yang dibantu oleh Dewan Provinsi tidak sesuai dengan permintaan yang pernah diajukanya pada tahun 2012 lalu.

Bahkan, Asih Direktur Yayasan Akbid juga menanyakan bantuan beasiswa dari DPRD Kepri untuk anak didiknya yang berprestasi dan kurang mampu, serta bantuan beasiswa buat Dosen pengajar, bantuan Bis, supaya pihak pemerintah menyediakan untuk transportasi mahasiswa.

“Saya meminta kepada pihak media perlu mencatatnya, karena bantuan DPRD Provinsi Kepri untuk buku kebidanan tidak sesuai dengan permintaan pada tahun 2012 lalu, dan kami akan menindak lanjutinya,” kata Weni.

Sementara untuk beasiswa, lanjut dia, silahkan ajukan lagi proposal bersama Bis tranportasi atau mengajukan MOU kepada Pemkot Tanjungpinang. “Disini kami Dewan hanya sebagai pengesahannya. Terus untuk pengajuannya ada di pemerintah, dan mudah-mudahan keluhan dan aspirasi yang disampaikan Yayasan Akbid bisa tereasliasi, minimal satu usulan terkabulkan,” ujarnya. (ARZ)

250 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>