Published On: Ming, Jul 9th, 2017
                            

Guru Jadi Barang Antik Dalam Penerimaan Murid Baru

Img 0569.jpg
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Oleh:
Dian Fadillah, S.Sos
Guru SMKN 2 Tanjungpinang
Pemerhati Jalan-Jalan

Barang antik merupakan benda menarik. Biasanya diburu dan di kejar karena memiliki usia tua sehingga bernilai tinggi untuk dilihat apalagi dijual kembali. Contohnya saja senjata dalam bentuk keris pedang parang dari raja diraja terdahulu, meubel dari peninggalan wali wali dimasa lalu, barang seni ataupun perabotan rumah tangga yang digunakan oleh Dinasti Ming dari Kaisar terdahulu.

Saat ini ternyata aktivitas itu juga dapat berlaku kepada aktivitas sehari hari yang berhubungan dengan manusia yaitu “Guru”. Pada hari-hari biasa yang namanya guru sama persis dengan jabatan lain seperti pramugari, pramuniaga, pramusaji, supir, ataupun juru parkir yang melakukan aktivitas kehidupan sebagaimana layaknya profesi lain di Indonesia.

Suatu hal yang aneh mengapa sekarang guru sangat dibutuhkan oleh masyarakat terutama pada saat PPDB atau PSB. Meskipun saat ini belum menggunakan system SIAP PPDB Onlinedari PT. Telkom Indonesia tapi bisa langsung mendatangi sekolah yang dimaksud Panitia Pelaksanan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Pelaksanaan Penerimaan Siswa Baru ini mengawali aktivitas dunia pendidikan di seluruh Indonesia kelihatan kembali riaknya seiring dengan usainya libur panjang lebaran terutama terhitung mulai 17 Juni sd 17 juli 2017. Perjalanan panjang itu bermakna dimulainya geliat memasukkan anak sekolah sebagai suatu sorotan penting. Mulai dari anak yang masuk SD, SLTP ataupun SLTA bak jamur di musim hujan.

Sosok seorang guru pun mulai menampakkan wujudnya sebagai obyek yang dicari cari orang setiap orang tua/ calon wali murid. Mulai dari kenalan lama, tetangga ataupun keluarga akan memanfaatkan moment syawal ini sebagai awal pentunjuk untuk anaknya tercinta.

Sang guru sebagai sosok yang menjadi guru bidang studi, tata usaha, guru bidang studi, ketua program studi, wakil kepala sekolah dan kepala sekolah tidak luput dari pencarian orang tua dimanapun berada. Terkadang timbul kebingungan dari beberapa guru untuk menerima atau menolak untuk membantu.

Terkadang alasanpun dimunculkan akan takutnya dalam salah bicara salah terima sehingga menjadi pertimbangan dapat membantu sesame. Hentakan calon siswa siswi dan orangtua menuju ke sekolah dari semua kawasan perumahan tempat tinggal dari semua tingkatan dengan berbagai disiplin ilmu.

Kegiatan tatap muka pembelajaran yang sudah lama terdiam membisu karena libur bersama lebaran dan libur sekolah. Ada yang menjadi siswa baru di sekolah baru dan ada pula kelas baru di sekolah yang lama (karena naik tingkat atau naik kelas ) ke kelas atau tingkatan atas.

“Libur sudah usai, waktunya orang tua pusing dengan aktivbitas masuk memasukkan anak ke sekolah baru di tahun ajaran baru ini.” Menindak lanjuti aktivtas “after lebaran dan liburan” yang sudah dilewati bukan hanya untuk oang tua yang bekerja sebagai PNS tapi juga untuk keluarga PNS dan masyarakat secara luas sudah menyelesai kan liburan lebaran dan mulai beraktivtitas untuk anaknya tercinta teutama kelangsungan pendidikannya.

Semangat belajar untuk anak sekolahan dalam mencari ilmu pengetahuan dan menempa ilmu dengan segala kepositifannya membuat para orangtua pada tahun ajaran ini melakukan suatu gebrakan Luar biasa di Tahun ajaran baru 2017/2018 dengan melakukan hunting edukasi untuk pendidikan iondoneaia yang dilanjutkan dengan proses kegiatan pengantaran anak ke Sekolah.

Aktivitas rutin dia awal tahun ajaran ini tentunya dilakukan orang tua sampai selesai. Maskudnya adalah sampai anaknya mendapatkan sekolah di negeri atau di swasta dalam upaya itu sehingga guru guru di sekolah diburu, dicari-cari keberadaannya apakah di rumah atau di sekolah atau dimanapun untk dapat membatu keinginan orang tua.

Ketakutan orang tua adalah bahwa anaknya tidak dapat sekolah di sekolah favorit sehingga terkadang melakukan hal hal diluar ketentuan. Operasi Tangkap Tangan pun perlu diperhatikan agar keinginan orangtua itu akan berdampak negative kepada guru dan elemen sekolah yang sudah membatu tewujudnya keinginan itu sehingga berujung penjara yang tidak dinyana-nyana.

Jangan spelekan hal itu karena wartawan dan tim saber pungli akan melihat itu sebagai suatu peluang kesalahan untuk berbuat yang tidak baik (apalagi ada embelan setelah itu). Keinginan luar biasa yang dilakukan sampai si anak mendapatkan pendidikan yang diinginkan dengan segera dan wajar di senin pada tanggal 17 Juli 2017 diikuti oleh seluruh siswa dan guru.

Kegiatan itu dilakukan dalam upaya mengwujudkan pendidikan terbaik untkk anaknya sehingga perlu dilakukan percepatan untuk kemajuan Pendidikan di Kota Tanjungpinang dan Indonesia sendiri dan sekitarnya dengan jadwal yang sudah ditetapkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Prov Kab Kota masing masing di masing-masing Sekolah.

Sisi positif yang dapat dilihat adalah bahwa guru dan semua element di sekolah dapat membantu keluhan dan keinginan orang tua untuk sekolah anaknya teutama menuju the golden Child dalam usaha pembentukkan Akhlakul Karimah akan tetapi disiisi lain guru juga bisa menjadi objek sasaran kesalahan apabila penerimaan itu diluar ketentuan seperti nilai yang rendah yang dapat merugikan peserta didik lain yang seharusnya berhak.

Komoditas pendidikan ini yang harus disikapi oleh masyarakat secara luas akan kehati-hatian kita bersama dalam bekerja sehingga tidak mendatangkan masalah nantinya. Antisipasi aktif yang dilakukan dengan pemaknaan sikap yang cepat dan sudah dimulai dari saat ini dan say no to that.

Hal terpenting yang perlu dipersiapkan oleh orangtua untuk anak anaknya adalah dengan menggiatkan mereka dengan ikut aktif dan berpikir bahwa orang tua punya keinginan untuk menyukseskan sekolah anaknya ke jentang sekolah favorit akan tetapi si anak juga harus tahu bagaimanan nilai yang diperolehnya sehingga mendukung tugas orangtua dan tetap akan mencarikan solusinya meskipun di sekolah swasta.

Hal itu membuktikan bahwa kita semua berhak untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik untuk semua orang yang haru dibarengi dengan belajar giat sehingga menghasilkan nilai baik termasuk berpotensi dibidang non pendidikan ekskul dibidang Seni (Tari, Musik, lukis) dan Budaya sehingga kesibukkan anak yang positif itu akan berdampak positif untuk kemudahan ikut dijalur prestasi dalam penerimaaa murid baru disamping tidak lagi merepotkan orangtuanya nanti.

Orang tua jangan galau dalam mendapatkan Sekolah terbaik anak tercinta dan yakinlah anak kita akan dapat diterima bersekolah di negeri ataupun swasta. ***

74 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>