Published On: Sen, Okt 10th, 2016
                            

Dua Komponen jadi Sasaran Fase III Corap-CTI Bintan

padang-lamun. Foto : Syajarul
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Bintan, KepriDays.com – Dua komponen menjadi sasaran kegiatan fase III Corap-CTI Kabupaten Bintan di tahun 2016 ini, diantaranya, melakukan pemetaan zonasi-zonasi untuk Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) dan melaksanakan langkah-langkah penyelamatan spesies langka di perairan daerah Bintan.

Dalam hal ini Penanggungjawab Coral Reef Rehabilitation and Management Program-Coral Triangle Initiative (Coremap-CTI) Kabupaten Bintan, Syarviddint Alustco mengatakan, tujuannya agar semua ekosistem makhluk hidup bawah laut tetap terjaga kelestariannya.

“Untuk komponen pemetaan KKPD Bintan, Coremap-CTI telah melakukan penelitian, pengawasan dan pengecekan dari 2014-2016,” beber Syarviddint, Senin (10/10) saat dikonfirmasi KepriDays.com.

Sedangkan hasilnya, kata Syarviddint, telah ditetapkan 12 zonasi-zonasi konservasi perairan daerah, diantaranya, perairan di Kecamatan Tambelan yaitu Kelurahan Teluk Sekuni, Kampung Melayu, Desa Batu Lepok dan Kampung Hilir.

“Untuk perairan Kecamatan Gunung Kijang yaitu Kelurahan Kawal, Desa Teluk Bakau, Desa Gunung Kijang dan Desa Malang Rapat. Lalu di Kecamatan Teluk Sebong ada di Desa Tanjung Berakit, Desa Pengudang dan Desa Sebong Lagoi dan khusus di Kecamatan Bintan Pesisir berada di perairan Desa Mapur,” tutur Syarviddint.

Kemudian untuk komponen penyelamatan spesies langka, sambungnya, telah ditetapkan hewan-hewan yang wajib dilindungi yaitu dugong, hiu paus, penyu, dan spesies langka lainnya.

Penyelamatan spesies langka ini dilakukan agar keberadaan habitatnya atau ekosistemnya tetap terjaga atau tidak punah. Untuk itu dibutuhkan kerjasama antar stakeholders dan masyarakat.

“Zonasi konservasi ini mengatur tata ruang ekosistem mangrove, terumbu karang (coral) dan padang lamun atau rumput laut (seagrass). Dengan adanya perlindungan di zonasi-zonasi, maka habitat spesies langka yang hidupnya di zonasi itu akan tetap terjaga,” kata pria yang juga menjabat sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) KKPD Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bintan itu.

Sementara agar sasaran Coremap-CTI itu bisa berjalan lancar, ia akan menerapkan empat langkah jitu, yaitu, penguatan kelembagaan, pengembangan pengelolaan sumber daya berbasis ekosistem, penguatan ekonomi berbasis kelautan dan meningkatkan koordinasi dan pembelajaran antar instansi terkait.

“Untuk mendukung langkah jitu itu, kami telah menginvetarisasi penyediaan sarana dan prasarananya. Sehingga dengan itu semua, sasaran akan tercapai bahkan bisa mendatangkan nilai ekonomis yang tinggi bagi masyarakat setempat,” ungkap Syarviddint. (CR13)

271 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>