Published On: Sel, Mei 13th, 2014
                            

Dua Jambret Akui Perbuatannya di 10 TKP

Polsek Tanjungpinang Kota saat menggelar Ekpose Jambret. Foto: Rony
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Dua orang Jambret yang berhasil ditangkap Buru Sergap (Buser) Polisi Resort (Polres) Kota Tanjungpinang, Senin (12/5) kemarin di jalan Temiang Kota Lama, berinisial TTB (27) dan EVS (17). Akhirnya mengakui perbuatannya yang telah melakukan aksi sebanyak 10 Tempat Kejadian Perkara (TKP) disekitaran daerah Potong Lembu dan jalan Tambak, Kota Tanjungpinang.

Kepada KepriDays.com, Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Tanjungpinang Barat, AKP. Basrul Lubis, saat menggelar ekspose mengatakan, pelaku merupakan pemain baru yang sering menggunakan sepeda motor merek Honda Beat berwarna Putih BP 6126 BF dengan sasaran korban perempuan tua sendirian yang menggunakan perhiasan emas, seperti, Kalung, Cincin dan benda-benda berharga lainnya.

“Pelaku Jambret ini memang sudah menjadi inciran polisi dari aksi pertamanya pada bulan Februari lalu yang sangat meresahkan warga sekitar potong lembu. Bahkan kami juga sudah mengantongi identitasnya, sebelum tersangka berhasil ditangkap ketika hendak memulai aksinya menjambret perempuan tua di jalan Temiang kemarin,” ucapnya, Selasa (13/5).

Selain itu, Basrul menjelaskan, modus kedua Jambret ini sebelum melakukan aksinya adalah dengan berputar-putar terlebih dahulu didaerah sekitaran Potong Lembu dan jalan Tambak. Ketika sudah selesai memantau korbannya, kedua pelaku ini menggelar aksinya untuk menjambret korban dengan cara merampas barang berharga milik korban.

“Dari pengakuan tersangka, mereka melakukan sebanyak 10 kali didaerah yang sama. bahkan ada juga korban yang ditolak hingga jatuh kelaut, namun dalam aksinya tersangka mengakui bahwa TTB yang menjadi pengendara sepeda motor sedangkan EVS sebagai eksekutor korban yang akan di Jambret,” jelasnya.

Kemudian untuk barang yang berhasil di Jambret, lanjut Basrul, barang tersebut langsung digadaikan di tempat penggadaian yang ada di Kota Tanjungpinang, seperti, di Penggadaian jalan Bintan, Penggadaian Batu 9, Penggadaian jalan DI Panjaitan KM.8 dan Penggadaian jalan Gatot Subroto KM. 5.

“Rata-rata dari hasil rampasannya, tersangka mengakui mendapatkan uang sebanyak Rp. 300 Ribu sampai Rp. 700 Ribu. Lalu untuk TKP lain yang dilakukan tersangka masih dalam tahap pengembangan, karena mereka baru di Tanjungpinang,” ungkapnya.

Sementara, salah satu pelaku Jambret, TTB yang tinggal di Hangtuah Permai, ketika diwawancarai mengatakan, dirinya baru 4 Bulan melakukan aksi Jambret tersebut. Semua ini dilakukannya untuk memenuhi kebutuhan keluarga, yakni, Istri dan 2 anaknya.

“Karena terdesak kebutuhan rumah tangga, saya nyesal Bang. Sebelum jadi Jambret saya kerja di MCF Mega Batu 7, namun gaji disana kurang untuk mencukupi kebutuhan keluarga,” katanya.

Namun, nasi sudah menjadi bubur. Apapun penyesalan yang telah dilakukannya, TTB dan AVS harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dihadapan hukum yang berlaku di Indonesia.

“Karena kesalahannya menjambret atau merampas milik oranglain, kedua tersangka akan kami jerat dengan pasal 363 ayat 1 4E Jco Pasal 64 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara,” ucap Basrul. (RNN)

143 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>