Published On: Sel, Okt 11th, 2016
                            

DPRD Surakarta dan Sukoharjo Kunker ke Tanjungpinang

DPRD Surakarta dan Sukoharjo  saat Kunker ke Tanjungpinang . Foto : Rony Nainggolan
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Dalam meningkatkan Bidang Pendidikan, Pemerintahan, Hukum dan Kesehatan, DPRD Kabupaten Surakarta dan DPRD Kabupaten Sukoharjo Kunker ke DPRD Kota Tanjungpinang, Selasa (11/10) siang di Kantor DPRD Kota Tanjungpinang, Senggarang.

Ketika mengawali sambutan, Wakil Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga menjelaskan, bahwa Kota Tanjungpinang adalah Ibu Kota dari provinsi baru, yakni, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Bahkan, DPRD Surakarta dan Sukoharjo, beruntung bisa berkunjung ke Kota Tanjungpinang, yang merupakan kota asal usul lahirnya Bahasa Indonesia.

“Di Tanjungpinang juga ada Pulau penyengat salah satu wisata religi, dengan jumlah penduduk Kota Tanjungpinang ada sekitar 250.000 jiwa,” ucap Ade Angga ketika memperkenalkan Kota Tanjungpinang.

Sedangkan, Giyanto selaku Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukoharjo menyatakan, memang tujuan pihaknya datang ke Kota Tanjungpinang, ingin mempertanyakan terkait Pedidikan, Kesehatan, Hukum dan Pemerintahan.

“Kami membawa Komisi IV. Kami juga merupakan Kabupaten terkecil nomor 2 di Jawa Tengah. Penduduk kami sekitar 805.205 jiwa, memiliki 12 Kecamatan. Kami sering disebut Solo baru,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Surakarta, Abdul Gafar menambahkan, pihaknya juga membawa Komisi IV, untuk mempelajari Pendidikan, Layanan Rumah Sakit dan lainnya didaerah Kota Tanjungpinang.

“Penduduk kami ada 560.000 jiwa, 5 Kecamatan dengan APBD-P yang disahkan sekitar Rp. 2 triliun dan PAD sebesar Rp. 400 miliyar lebih,” ucapnya.

Sementara, Kadinkes Kota Tanjungpinang, Rustam menjelaskan, terkait langkah Bidang Kesehatan di Kota Tanjungpinang. Menurut Rustam, sebagian besar Bidang Kesehatan sudah dicover oleh Pemerintah Pusat, seperti, pengobatan gratis dan BPJS.

“Tanjungpinang keseluruhan memiliki 7 Puskemas. Dari 7 itu, 4 Puskesmas sedang proses akreditasi. Kemudian dari 250 ribu jiwa, ada sekitar 60 ribu merupakan penduduk kurang mampu, sehingga itu yang dicover melalui pusat,” ujar Rustam. (RNN)

298 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>