Published On: Jum, Mei 19th, 2017
                            

Dewan Minta BPJS Kesehatan Tanggung Obat yang Memang Dibutuhkan Pasien

Img 0508.jpg
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang dari Komisi I, Rahma menegaskan, jika ada obat hasil diagnosa dokter yang mengharuskan pasien menerima namun tidak masuk daftar tanggungan BPJS Kesehatan.

Dirinya meminta, agar BPJS Kesehatan menanggung obat tersebut jika pasien berobat di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“BPJS harus menanggungnya. Itu ada di aturan dalam UUD. Jadi masyarakat wajib mengetahui ini,” jelas Rahma, Jum’at (19/05) kepada KepriDays.com di Gedung Arsip dan Perpustakaan Daerah Tanjungpinang.

Sedangkan diketahui baru-baru ini, ada pasien bernama Hasan yang dirawat pada kelas utama RSUD Kota Tanjungpinang yang merupakan pasien BPJS Kesehatan, namun biaya obat sebelum dan sesudah operasi harus dibayar Rp. 2 juta.

Menurut Kepala Bidang Humas BPJS Kesehatan, Gunardi Chandra, adanya pembayaran obat sebesar Rp. 2 juta itu, dirinya tidak mengetahui dari mana hitungan pasien.

Ketika BPJS Kesehatan melakukan cross cek, dinyatakan dokter penyakit hernia Hasan sudah sembuh. “Kalau pasien sekarang di kamar kelas utama bukan tanggungan kami. Untuk obat mana yg ditanggung kami belum cross cek, tapi jika memang masuk tanggungan BPJS nanti kami minta rumah sakit mengembalikan uang pasien,” jelas Gunardi Chandra. (RNN)

972 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>