Published On: Kam, Okt 16th, 2014
                            

Dari Chat di Facebook, Siswi Batam Berhasil Diperawani

Wanita Batam Diperawani.Foto: Ist
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Batam, KepriDays.com – Berawal dari Chat dan berkenalan dijejaring sosial Facebook, kisah memilukan kembali terulang dan menimpa seorang siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) berinisial MM (16) di Kota Batam, karena telah berhasil diperawani oleh RS (23) alias Tokeci ketika jumpa denganya.

Padahal, siswi yang merupakan pelajar kelas II SMA swasta di Batam itu merupakan pacar RS yang baru dikenal oleh MM lebih kurang 3 bulan lewat akun Facebook dirinya.

Bahkan dari kejadian tersebut, korban sempat berusaha bunuh diri, Senin (13/10) malam kemarin dirumahnya, Tanjunguma, Batam. MM diduga depresi, setelah kehormatannya direnggut dan menjadi korban pencabulan, serta telah diputuskan jalinan kasih cintanya berdua oleh pelaku setelah tak lama mendapatkan keperawanannya.

MM juga telah sempat menyayat pembuluh nadi di tangan kiri dan menenggak cairan parfum hingga keluar buih dari mulutnya. Beruntung, nyawa pelajar bertubuh mungil ini masih tertolong.

Kepada KepriDays.com, Desy selaku ibunda MM mengatakan, awalnya dia tidak mengetahui anak bungsunya itu sudah menjadi korban pencabulan sang pacar. Tiba-tiba saja, Desy mendapati MM dikamarnya dalam kondisi mulut berbusa, sedangkan pergelangan tangan kirinya berdarah.

“Saya temukan dia (red, MM) sudah tak sadarkan diri di dalam kamar. Mulutnya berbusa, tangan kirinya disayat pakai pisau cutter. Dia langsung kami bawa ke RSHB,” ujar Desy kepada beberapa awak media di Mapolresta Barelang, Rabu (15/10) kemarin.

Pada malam kejadian itu pula, MM sudah bisa kembali pulang kerumahnya. Namun setelah diusut, akhirnya MM mengaku sudah dicabuli Tokeci. Peristiwa dugaan pencabulan tersebut terjadi 20 September 2014 lalu di salah satu kamar hotel di kawasan Batuampar.

Saat itu, Tokeci mengajak korban bermalam minggu di luar rumah. Ditengah perjalanan, mereka kehujanan. Warga Tanjungriau itupun memilih hotel sebagai modus tempat berteduh hingga pencabulan itupun terjadi.

“Tokeci ini memang sudah sering datang ke rumah setiap malam minggu. Kami pikir anaknya baik. Kami juga sudah peringatkan agar dia tidak berbuat macam-macam, tapi ternyata kejadian,” kata Desy.

Sementara itu, Desy menambahkan lagi, permulaan kasus dugaan pencabulan MM akan diselesaikan secara kekeluargaan dengan cara Tokeci harus menikahi anaknya. Namun ternyata pernikahan itu hanya dijadikan tameng agar Tokeci terlepas dari tuntutan hukum, sebab ada pernjanjian setelah menikah dengan MM, Tokeci akan meninggalkan anaknya.

“Kami dengan keluarga Tokeci sempat mau menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan. Dia (red, Tokeci) mau dinikahkan, tapi nanti anak kami ditinggalkan setelah menikah,” ujar Desy.

Karena tidak terima dengan persyaratan itu, orangtua MM akhirnya membuat laporan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polresta Barelang, Kamis (16/10). “Kami berharap dia (red, Tokeci) dihukum setimpal, dihukum seberat-beratnya,” harap dia. (IND)

1,176 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>