Published On: Rab, Mei 14th, 2014
                            

BSM Anggaran Tahun 2013 Masih Bisa Diambil di BPD

Direktorat Pembinaan SMA Kemendikbud RI, Bambang. Foto: Rony
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Bantuan Siswa Miskin (BSM) untuk anggaran tahun 2013 masih bisa diambil oleh para penerima BSM yang belum mengambil dana tunai tersebut di Bank Pembangunan Daerah (BPD) disetiap daerah masing-masing di Indonesia hingga batas waktu bulan Juli 2014.

Hal ini diungkapkan oleh perwakilan Direktorat Pembinaan SMA Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendibud) RI, Bambang Hartono, saat menggelar temu media di Hotel Aston, Rabu (15/4).

“BSM tahun 2013 masih bisa diambil dengan batas waktu yang sudah kita tambah. Jika tidak diambil juga maka dana itu akan dikembalikan ke negara bagi yang belum menerima dengan KPS (red, Kartu Perlindungan Sosial),” ucapnya.

Selain itu, Bambang menjelaskan, data di tahun 2013 ada sebanyak 30 sampai 40 persen siswa-siswi SMA yang sudah menerima bantuan BSM tersebut. Sedangkan untuk Madrasah hanya 16,48 persen.

“Dengan pertimbangan yang sangat sedikit itu, maka pemerintah memperpanjang waktu untuk para penerima BSM agar bisa mempercepat pengambilan,” katanya.

Sedangkan, untuk tahun 2014, kata Bambang, anggaran penerima BSM akan diturunkan dengan rincian SD sebanyak Rp. 2,7 Triliun, SMP Rp. 1,6 Triliun, SMA Rp. 42,7 Triliun dan SMK Rp. 55, 2 Triliun.

“Karena penerimanya menurun, anggarannya juga pasti menurun untuk tahun 2014 ini,” ungkapnya.

Sementara, perwakilan Tim Nasional Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) yang menangani BSM, Sri Kusuma Astuti Rahayu mengatakan, penurunan data penerima BSM disebabkan sebelumnya dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2013 dengan angka data penerima sudah naik menjadi 15.431.971 jiwa dari APBN 2013 dahulu yang pertamanya sebanyak 8.737.979 jiwa penerima BSM.

“Untuk APBN 2014 sekarang data penerima turun sekitar 27 persen, dikurang juga dari angka kelulusan siswa ditambah dengan siswa baru yang masuk menjadi 11.131.600 jiwa para penerima yang terdaftar sebagai penerima BSM,” ungkapnya.

Akan hal tersebut, masih kata Sri, jika masih ada masyarakat yang memiliki anak usia sekolah belum mendaftar untuk menjadi peserta penerima BSM didaerahnya, masih bisa mendaftar di sekolah masing-masing dengan cara melampirkan KPS dan Surat Keterangan Tidak Mampu, serta membawa KK.

“Kalau tidak didaftarkan juga hingga akhir 2014, maka tidak akan bisa mendaftar lagi menjadi penerima BSM di tahun 2015. Karena batas pendaftaran hanya ada di tahun ini. Lagi pula nanti pembayaran tunai BSM sudah melalui program Virtual Count di BRI (red, Bank Rakyat Indonesia) tidak di BPD lagi,” katanya. (RNN)

209 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>