Published On: Kam, Jan 19th, 2017
                            

Batam Anti Hoak Deklarasi Piagam Masyarakat Anti Hoax

Img 0910.jpg
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Batam, KepriDays.com – Masyarakat yang tergabung dalam komunitas Batam Anti Hoax (Bantax) menyelenggarakan deklarasi Piagam Masyarakat Anti Hoax pada hari Minggu tanggal 22 Januari 2017 pukul 06.30 WIB di Lapangan Engku Putri Batam Centre mendatang. 

Piagam Masyarakat Anti Hoax tersebut disusun oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo). Deklarasi piagam yang diharapkan bisa menjadi code of conduct bagi warga yang hendak bermedia sosial ini, sudah dilakukan dibeberapa kota besar di Indonesia pada tanggal 8 Januari lalu, seperti, Jakarta, Bandung, Solo, Semarang.

Bahkan deklarasi piagam anti hoax yang diselenggarakan Bantax rencananya akan dihadiri oleh Wali Kota Batam, Komimfo Batam, Kapolresya Barelang, Komandan Lanal Batam, Dandim 0316 Batam, Ketua Alianasi Jurnalis Independen di Batam, perwakilan BI Batam serta sejumlah tokoh ormas di Batam.

Acara ini juga akan dimeriahkan dengan hiburan dan senam. Bantax itu sendiri dibentuk sebagai wujud partisipasi masyarakat Batam terhadap gerakan anti fitnah, hasut dan hoax yang dipelopori oleh komunitas Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo).

Komunitas yang diketuai oleh Septiaji Eko Nugroho ini, pada awalnya merupakan group diskusi di facebook dengan nama Forum Anti Fitnah Hasut dan Hoax (FAFHH) yang dibentuk sejak tahun 2014.

Mafindo dibentuk atas kesadaran netizen di Indonesia yang beberapa di antaranya cukup populer di media sosial, atas maraknya informasi berbau fitnah, hasutan maupun hoax, di media sosial yang belakangan ini sangat meresahkan berbagai kalangan.

Tidak sedikit tokoh masyarakat, institusi negara, dan ormas yang telah menjadi korban dari penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan tersebut.

Uniknya, tidak jarang informasi tersebut juga disebarkan oleh mereka yang berpendidikan tinggi. Independen yang tidak terafiliasi dengan kelompok manapun dan bukan bentukan pemerintah.

“Beberapa kali informasi hoax yang viral di media sosial juga memicu keributan bahkan merembet menjadi kerusuhan fisik. Hal ini bukan saja menghabiskan energi, namun juga sangat berpotensi mengganggu keamanan nasional,” ucap Jubir Bantax, Nurul, seperti rilis yang diterima KepriDays.com. (RNN)

599 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>