Published On: Jum, Jun 2nd, 2017
                            

Andy Cori Keberatan jadi Saksi Internal Jaksa

Andi cori keberatan jadi saksi internal
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Ketua Gabungan Pelaksanaan Kontruksi Seluruh Indonesia (Gapensi) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Andy Cori Fatahudin merasa keberatan menjadi saksi pada hari Jum’at (02/06) pagi di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri.

Pasalnya aksi Gapensi Kepri di LPSE dan ULP mengenai proyek diduga ditunggangi oleh oknum Jaksa di Kejari Tanjungpinang, sudah jelas dilontarkan ke media. “Saya datang kesini untuk klarifikasi tentang adanya oknum Jaksa, saya pada hari ini tidak siap diperiksa dan saya minta ditunda hari Senin mendatang,” ucap Andy Cori.

Kemudian, Andy Cori menjelaskan, kedatangannya bersama rekan-rekan Gapensi dan Ketua Gapeknas Provinsi Kepri Andi Anhar ke Kantor Kejati, tidak membahas perihal adanya oknum Jaksa yang bermain diproses lelang di LPSE dan ULP.

“Kami hanya bincang-bincang biasa tidak ada menceritakan tentang pemanggilan hari ini,” ungkapnya.

Andy Cori berencana mengungkapkan kebenaran dugaan campur tangan oknum jaksa untuk undangan selanjutnya. “Jujur saja, berita ini saya dapat dari pemegang kegiatan dan pemegang kegiatan memberitahukan paket lelang oknum jaksa yang punya,” jelasnya.

Sedangkan, Andy Cori begitu yakin data yang didapat tentang oknum jaksa punya 2 item proyek yang dititipkan di LPSE dan ULP, merupakan data yang akurat. Sehingga ia tidak takut untuk mengungkap kebenaran tersebut.

“Saya heran ada oknum jaksa bermain di proyek yang kecil ini, tetapi ini sudah A1 dan saya tidak takut untuk mengungkap ini. Makanya saya dipanggil untuk klarifikasi masalah kegiatan ini,” terangnya.

Terpisah, Kasipenkum Kejati Provinsi Kepri, Wiwin Iskandar membenarkan, Andy Cori Fattahudin keberatan untuk dimintai keterangan dan minta diundur Senin mendatang.

“Andy Cori belum bersedia untuk di klarifikasi bersangkutan menolak untuk mengklarifikasi pada hari ini, karena belum siap dan minta diundur pada hari Senin jam 9,” ucap Wiwin.

Wiwin pun enggan memberitahu sanksi apa yang diberikan kepada oknum jaksa dari Kejari Tanjungpinang bila terbukti memiliki proyek.

“Sanksi diberi sesuai dengan tingkat kesalahannya, tetapi kita lihat dulu karena belum diperiksa,” jelasnya. (ADO)

105 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>