Published On: Kam, Apr 16th, 2015
                            

Alasan Keamanan, Surya Larang Kan Defan Ditemui

Kepala Rudenim TPI, Surya. Foto: Ado
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kota Tanjungpinang, Surya, melarang siapa saja orang luar maupun pewarta untuk menemui Kan Defan, karena alasan keamanan diri Kan Defan di Kota Tanjungpinang.

Bahkan, Surya memohon maaf kepada pewarta untuk tidak menjumpai Kan Defan, karena merupakan peraturan dari Rudenim yang tidak memperbolehkan tahanan untuk diwawancarai agar melindungi privasi dari tahanan tersebut.

“Kalau untuk wawancara Kan Defan tidak bisa, karena kami mempunyai peraturan yang harus di ikuti untuk menutupi privasinya,” ucapnya, Kamis (16/04) saat ditemui di Rudenim Kota Tanjungpinang jalan Ahmad Yani KM. 5 atas Kota Tanjungpinang.

Apalagi, lanjut Surya, pengurusan pemulangan Kan Defan sudah ditangani oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
sehingga privasinya harus ditutupi, kalau privasi tahanan tersebut diketahui orang luas maka kemungkinan PBB akan kecewa dengan kinerja Rudenim Tanjungpinang dalam melindungi privasi dari tahanan.

“Kami tidak bisa memberikan izin untuk menemui Kan Defan, memang dari dulu para tahanan tidak bisa dijumpai untuk dilliput oleh pewarta, apalagi kasusnya Kan Defan telah di tangani PBB,” ujarnya.

Selain itu, Surya menjelaskan, ada beberapa faktor yang membuat para tahanan tersebut tidak bisa ditemui khususnya untuk Kan Defan yang merupakan tahanan bermasalah. Sebab, tahanan tersebut masih trauma, sulit berkomunikasi dengan orang lain dan lebih fatalnya terjadi penyerangan yang dilakukan oleh tahanan.

“Kami tidak tahu sifatnya, jadi berbahaya kalau pewarta menemui. Apalagi Kan Defan tahanan bermasalah,” jelasnya.

Sementara bila informasi pribadi mengenai Kan Defan tersebar ke seluruh penjuru dunia, kata Surya, maka keluarga tahanan tersebut akan mengalami stress. Sebab status Kan Defan yang hampir ditahan selama 3 tahun tersebut, tidak dapat membuat dirinya mendapatkan suaka dari negara Republik Indonesia akibat ilegal ‘fishing’ yang dilakukannya pada tahun 2012.

“Kami menjaga privasi tahanan. Dan Kan Defan tidak bisa menjadi warga negara Indonesia, kalau itu terjadi maka bisa-bisa pencari suaka yang tertahan akan meminta hal yang sama,” jelasnya. (ADO)

316 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>