Published On: Jum, Jun 5th, 2015
                            

Akibat Pemadaman Listrik Pedagang Daging Sapi Rugi

Adek-lagi-memotong-dagin-sapi-segar. Foto: Ijal
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Pedagang daging sapi segar di Pasar Tanjungpinang mengeluhkan pemadaman listrik yang dilakukan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) Tanjungpinang, karena akibat pemadaman listrik tersebut pendapatannya rugi hampir 15 kg perhari.

“Gara-gara listrik setiap hari sering padam sampai 3 kali dalam sehari, pendapatan kami berkurang sekitar 15 kilogram,” kata Adek, seorang pedagang daging sapi segar, Kamis (04/06) kepada KepriDays.com.

Kemudian, dikatakanya lagi, apabila listrik padam, maka mesin pendingin juga mati. Apalagi sekarang padamnya hampir 3 jam untuk 1 kali mati dan terjadi dalam 3 kali sehari.

“Tentunya mesin pendingin kami tidak bisa total dinginya dan dagingpun bisa rusak, sehingga ada yang tidak segar,” katanya.

Bahkan kalau sudah rusak, lanjutnya, maka daging tidak bisa dijual. Karena tahan daging hanya bisa satu hari, setelah itu daging sapi tidak akan bisa dijual ke pembeli.

“Kami biasanya dalam sehari sekitar 300 kilogram daging terjual. Kalau tak habis dan sisa sekitar 15 kilogram, tentunya kami dinginkan dan itu hanya sampai besok. Kalau besoknya listriknya padam sampai 3 kali dan sekali padam 3 jam, tentunya dagingnya tidak bisa kami jual,” ujarnya.

Untuk itu, ia pun berharap kepada PLN Tanjungpinang, untuk memikirkan juga para pedagang. Sebab dampaknya para pedagang bisa mengalami kerugian dari segi pendapatan.

“Apalagi puasa nanti, kami minta PLN memikirkan nasib para pedaganglah,” katanya. (AFRIZAL)

188 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>