Published On: Sen, Jun 13th, 2016
                            

Air SPAM Mandek, Warga Kesulitan Mandi

SPAM Mandek. Foto : Syajarul
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Bintan, KepriDays.com – Semenjak tanggal 1 Juni 2016 air Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Induk Kota Kecamatan (IKK) Seri Kuala Lobam mandek atau tidak mengalir ke rumah warga hingga sampai saat ini.

Puluhan warga Perumahan Lobam Bestari, Tanjung Permai dan Lobam Mas Asri Kecamatan Seri Kuala Lobam komplain, karena kesulitan untuk mendapatkan air bersih buat minum dan mandi.

“Sudah 12 hari air SPAM tidak mengalir ke rumah kami.Padahal air bersih merupakan kebutuhan utama untuk memasak, mandi, maupun mencuci,” kata salah seorang warga bernama Nainggolan, Senin (13/06) kepada KepriDays.com.

Bahkan karena air tidak mengalir, sambung Nainggolan, ia sekeluarga terpaksa menumpang mandi ke rumah tetangga yang jarak tempuh dari rumahnya lumayan jauh.

“Sekarang untuk kebutuhan memasak, kami gunakan air galon,” jelas Nainggolan.

Terpisah, salah seorang warga lainnya bernama Jimmi mengucapkan hal senada. Ia mengatakan, air SPAM sudah dua minggu tidak mengalir.

“Sudah dua minggu air SPAM tidak mengalir, kami sangat merasa kerepotan. Apalagi sekarang bulan ramadan, kita sangat membutuhkan air untuk memasak,” kata Jimmi.

Kemudian menurut pengakuan Jimmi juga, dirinya terus membayar Rp. 40 ribu setiap bulan untuk air SPAM, namun pihak pengelola malah tidak mengalirkan airnya.

“Selama 12 hari air tidak mengalir, pihak pengelola belum ada melakukan sosialisai. Saya bersama beberapa warga akan ke Kantor Camat untuk menanyakan apa penyebabnya, sehingga air macet hampir setengah bulan,” kata Jimmi.

Sedangkan Ketua Pengelola Spam IKK Seri Kuala Lobam, Annisa dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan, pihaknya mengalami kendala dalam pendistribusian air ke pelanggan dikarenakan mesin pompa distribusi mengalami kerusakan.

“Mesin pompa distribusi mengalami kerusakan, kami sudah melaporkan kerusakan ini kepada Pak Joko selaku Kepala UPT Spam untuk Wialayah Kabupaten Bintan. Sebab Spam ini dibawah tanggungjawab Pak Joko dalam perawatannya,” kata Annisa.

Sementara selaku pengelola, Anisa mengakui, pihaknya tidak memiliki anggaran untuk memperbaiki mesin pompa distribusi yang mengalami kerusakan.

Pasalnya, biaya perbaikan mesin pompa tersebut menghabiskan uang puluhan juta rupiah, dan kas keuangannya tidak memiliki uang sebanyak itu.

“Saya minta Pak Joko selaku Kepala UPT Spam mengatasi pembiayaan mesin pompa ini. Karena perbaikan mesin pompa ini menurut saya bagian dari perawatan, yang menjadi tanggung jawab Pak Joko,” timbal Annisa.

Sedangkan, Joko malah melempar tanggung jawab ke pengelola SPAM yaitu Annisa. Ia mengatakan, persoalan air yang tak mengalir ke rumah warga merupakan tanggungjawab pengelola yang diketuai Annisa.

“Silahkan ditanyakan kepada pengelola Spam Seri Kuala Lobam yang berkantor di Kantor Camat Seri Kuala Lobam,” jawab Joko. (S.RUSYDY)

243 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>