Published On: Sen, Okt 24th, 2016
                            

AIMI Hadir untuk Membumikan ASI di Tanah Melayu

Isriani ilyasskm
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Oleh:
Isriani Ilyas,SKM
Kepala Divisi Riset AIMI Kepri

Minggu, 16 oktober 2016 akhirnya komunitas yang beranggotakan para ibu penggiat ASI yang menamakan diri sebagai Kepri Peduli Asi (KPA) telah diresmikan menjadi Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Cabang Kepulauan Riau.

Para pengurus dilantik oleh ketua AIMI Pusat, Mia Sutanto, SH, LLM. AIMI Kepri merupakan cabang ke 15 yang sudah terbentuk diseluruh Indonesia. AIMI adalah organisasi nirlaba yang independen terdiri dari volunteer dari berbagai disiplin ilmu, beragam profesi, namun memiliki kesamaan cinta dan cita-cita yg tertuang dalam visi dan misi dalam meng-ASI-kan Kepri.

Visi dari AIMI sendiri adalah meningkatkan prosentasi angka Ibu menyusui di Indonesia. Hal ini didasarkan pada hasil riset kesehatan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan tahun 2010 angka pemberian ASI eksklusif untuk bayi di bawah umur 6 bulan masih sangat rendah sekitar 15,6%, jadi masih 85% Ibu yang memberikan selain dari ASI.

Sedangkan di Kepri sendiri menurut hasil publikasi Profil Kesehatan Kepri 2014, cakupan ASI eksklusif hanya sebesar 31% dari target nasional 80%.

Hemmmm, angkanya masih jauh ya? Ya..untuk itulah kami ada. Misi dari AIMI sendiri adalah memberikan akses seluas-luasnya kepada masyarakat terutama terhadap ibu menyusui dan keluarga mereka terhadap 3 hal:

1. Akses mendapatkan informasi dan edukasi yang akurat dari sumber yang terpercaya mengenai standar emas makanan bayi : IMD, ASI eksklusif, MP ASI berkualitas dan ASI sampai 2 tahun.

2. Memberi akses terhadap dukungan, yaitu sesama ibu menyusui dan oleh masyarakat, serta bantuan praktis dari pihak-pihak yang terlatih.

3. Advokasi dan perlindungan hak-hak menyusui bagi ibu serta hak untuk mendapatkan ASI bagi bayi.

Dalam peresmian tersebut, juga hadir bapak Walikota Tanjungpinang beserta Ibu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, perwakilan DPRD Provinsi Kepri dan DPRD Kota Tanjungpinang, serta para dokter dan tenaga medis lainnya yang Pro ASI dan mempunyai atensi yang besar terhadap perkembangan ASI di Kepri.

Sebagai penyelenggara tentunya kami sangat senang undangan yang disampaikan dapat disambut baik. Terlebih lagi beberapa pejabat pembuat keputusan di Kepri berkenan hadir, karena kedepannya organisasi ini akan membuat program kerja yang tentunya perlu dukungan dari banyak pihak.

Tentunya juga kami tidak akan bisa bekerja sendiri. Untuk membumikan ASI di Kepri, perlu kerja sama semua pihak, seluruh lapisan masyarakat, permerintah maupun swasta.

Untuk bisa menyelenggarakan peristiwa bersejarah AIMI Kepri ini tidaklah mudah. Panitia harus berpikir keras untuk mendapatkan sumber dana dengan tidak melanggar negative list sponsorship AIMI, apalagi organisasi ini adalah organisasi nirlaba yang mendapatkan pendanaannya dari donatur yang tidak terikat dalam kegiatan diselenggarakan oleh AIMI sendiri.

Acara kami terselenggara berkat dukungan banyak pihak. Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur dan sponsor yang tidak bisa disebutkan satu persatu, namun logonya tertera pada media publikasi kami, adalah pihak yg sangat berjasa dalam penyelenggaraan acara ini.

Kedepannya kami sangat berharap bisa terus menjalin kerjasama dengan pihak pemerintah dan swasta, dalam meng-ASI-kan Kepri. Sesuai dengan PP 33/2012 tentang Pemberian ASI Ekslusif, AIMI Kepri juga akan turut serta dalam memperjuangkan minimnya fasilitas menyusui di kantor dan publik area di Kepri.

AIMI Kepri juga akan berperan dalam pelaksanaan dan mengawasi penerapan dari PP tersebut. Selain itu, PR besar kami untuk mengedukASI masyarakat tentang ASI eksklusif sesuai dengan visi AIMI, mengingat capaiannya yg baru di angka 31%.

Salam ASI dari kami, ASI Yes!***

753 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>