Published On: Kam, Apr 9th, 2015
                            

4 Tip Agar Bisnis Online Laris Manis

ilustrasi bisnis online. Foto : Ist
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Memasarkan produk secara online merupakan strategi untuk menjaring konsumen yang mayoritas telah memanfaatkan teknologi informasi dalam setiap kegiatannya.

Namun, untuk meyakinkan konsumen online juga tidak mudah. Apalagi, banyak kasus penipuan yang berkedok jual-beli online. Untuk itu perlu dilakukan beberapa strategi agar masyarakat percaya terhadap produk atau jasa yang ditawarkan.

Dalam konferensi yang diselenggarakan Google Indonesia dengan tajuk Gapura 2015, dipaparkan setidaknya ada empat poin yang bisa memaksimalkan peluang bisnis di ranah online, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelaku usaha, seperti dilansir dari bisnis.com, Kamis (09/04).

Keempat poin tersebut antara lain, Pertama, kehadiran profil bisnis secara online. Kedua, keterbukaan perlaku usaha tentang bisnisnya. Ketiga, keamanan pembiayaan, dan terakhir legalitas yang menyangkut izin usaha.

1. Kehadiran Secara Online

Product Marketing Manager Small Medium Business Google Indonesia, Mira Sumanti mengatakan, saat ini pelaku usaha di Indonesia sudah banyak yang mulai memanfaatkan internet sebagai perangkat untuk mengembangkan bisnisnya.

Hanya saja, apa yang telah dilakukan selama ini belum optimal, apalagi jika bisnis online hanya dikelola ala kadarnya, etanpa adanya perencanaan dan konsep yang matang untuk menghadirkan profil bisnis kepada konsumen.

“Sekarang sudah saatnya pelaku usaha yang telah memanfaatkan internet untuk menjalankan bisnisnya, melangkah ke tingkat yang lebih tinggi. Bagaimana supaya bisa mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki termasuk pemasaran secara online,” katanya.

2. Transparansi Bisnis

Selain itu, pelaku usaha juga harus membuka kesempatan konsumen untuk berinteraksi. Hal itu sebagai salah satu bentuk implementasi dari keterbukaan dan transparansi bisnis.

Konsumen akan lebih senang jika bisa memberikan ulasan terhadap produk, jasa atau layanan yang diberikan, baik merupakan tanggapan positif ataupun negatif.

Dari kedua jenis ulasan tersebut, masing-masing memiliki kekuatan. Ulasan yang bernada positif akan memberikan kekuatan dan meningkatkan kepercayaan calon konsumen lainnya terhadap bisnis, sedangkan review negatif yang dapat ditanggapi dengan baik bisa dijadikan sebagai umpan untuk perbaikan layanan.

“Jangan takut akan ada komentar negatif, hal itu itu malah menjadi tantangan supaya bisnis yang dijalankan terus berimprovisasi. Tidak perlu takut jika kita sudah memberikan pelayanan yang terbaik,” imbuhnya.

3. Keamanan Pembayaran

Di samping itu, salah satu hal yang tidak bisa dipisahkan dari dunia bisnis, apalagi secara online adalah masalah pembayaran. Jaminan proses pembayaran yang aman dan mudah juga menjadi poin yang diperhatikan masyarakat saat akan melakukan transaksi.

“Selama ini, pelaku start-up cenderung melakukan transaksi dengan memanfaatkan transfer via ATM, bahkan cash on delivery,” papar Dhenu Wiarsandi, Head of Business Development Doku.

Dengan konsep pembayaran tersebut, UKM bisnis online di Indonesia belum sepenuhnya menerapkan e-commerce, karena metode pembayaran yang masih konvensional.

Untuk itu, para pelaku usaha didorong untuk mulai memanfaatkan metode pembayaran online, sehingga bisa melangkah kepada sistem e-commerce yang sesungguhnya.

“Sudah banyak fitur yang sediakan untuk pembayaran online, sepertie-wallet yang memudahkan transaksi penjual dan pembeli tanpa harus ribet ke ATM atau ketemuan,” katanya.

4. Izin Usaha

Hal terakhir yang tak kalah pentingnya untuk meraih kepecayaan konsumen adalah dengan adanya izin usaha dari pemerintah. Belum lama ini, Kementerian Koperasi dan UMKM, telah meluncurkan aplikasi mobile yang memungkinkan pelaku usaha mendaftarkan usahanya dengan mudah.

Asisten Deputi Urusan Peran Serta Masyarakat Kementerian Koperasi dan UKM, Budi Mustopo mengatakan, kemudahan pengurusan izin usaha kecil menengah (IUKM) tersebut merupakan salah satu langkah strategi untuk mewujudkan program Satu Juta UMKM Naik Kelas.

“Legalitas usaha UMKM menjadi prioritas agar dapat berkembang. Termasuk legalitas untuk mendapatkan akses permodalan di perbankan”, katanya.

Sementara itu, beberapa indikator yang menjadi kategori UMKM naik kelas, di antaranya total penjualan meningkat, jumlah pelanggan yang dilayani meningkat, juga peningkatnan dana yang dapat diakses dari perbankan.

“Pemilik usaha yang memiliki izin usaha cenderung lebih dipercaya masyarakat dan perbankan sehingga bisa mencapai indikator-indikator untuk naik kelas,” katanya. (TIM REDAKSI)

234 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>