Published On: Sel, Okt 28th, 2014
                            

30 Hari Hilang, Mirnawati: Ternyata Anak Saya Digauli

Korban Hilang 30 Hari Digauli.Foto: ERA
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tanjungpinang, KepriDays.com – Kasus dugaan pemerkosaan di Kota Tanjungpinang kian mencemaskan. Sebab, selama 30 hari menghilang dari rumah, perempuan keterbelakang mental berinisial JY (22) diduga telah menjadi korban pemerkosaan di Kota Tanjungpinang.

Menurut penuturan Ibunda JY, Mirnawati, anaknya diduga telah mendapatkan perlakuan pemerkosaan secara bergilir oleh lelaki berinisial SL dan 2 orang lainnya yang tidak dikenal di sebuah rumah kosong jalan DI. Panjaitan KM 9 daerah Perumahan Pinang Hijau Kota Tanjugpinang.

“Sebelumnya JY hilang dari rumah pada tanggal 19 September 2014, setelah pulang ternyata anak saya digauli, karena kejadian itu kakak kandung JY langsung melapor ke Polsek Tanjungpinang Barat pada tanggal 25 September 2014,” ucapnya, Selasa (28/10) kepada KepriDays.com.

Namun selang tidak lama laporan tersebut masuk kepihak Polsek Tanjungpinang Barat, penyidik kepolisian sektor itu melimpahkan berkas pengaduannya ke Polres Tanjungpinang. “Karena anak saya ini keterbelakang, polisi belum bisa menangani kasus ini. Soalnya juga anak saya sewaktu ditanyai oleh polisi tidak bisa menjawab dengan benar,” ungkapnya.

Akan hal tersebut, Mirna beserta keluarga pulang dengan kekecewaan yang mendalam, karena tidak bisa memberikan hukuman setimpal atas perbuatan yang diduga telah dilakukan oleh SL dan 2 orang lainnya. Oleh karena untuk memastikan kejadian dugaan pemerkosaan tersebut menimpa, JY, ketika dicobai wawancara oleh awak media KepriDays.com JY mengatakan, selama pergi meninggalkan rumah, SL selalu mengajaknya berhubungan badan layaknya suami-istri disebuah rumah kosong yang gelap.

“Tiap malam die (red, SL) ajak saye,” pengakuan JY singkat dan polos.

Sementara itu, Kapolsek Tanjungpinang Barat, AKP. Sujoko membenarkan, adanya laporan kasus dugaan perbuatan asusila yang dilakukan oleh SL. Namun, karena pihaknya tidak ada anggota menangani kasus tindakan asusila tersebut, berkas pengaduan dilimpahkan ke Polres Tanjungpinang.

“Kita belum ada unit untuk menangani soal asusila, makanya kita anjurkan melapor ke Polres Tanjungpinang,” ujarnya saat dihubungi KepriDays.com lewat ponselnya. (ERA)

1,149 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
                            

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>